Seputar Peradilan

UPACARA BENDERA DALAM RANGKA PERINGATAN HARI ULANG TAHUN KORPRI KE 47 TAHUN 2018

1

Majalengka |  Pengadilan Agama Majalengka

Kamis, 29 November 2018, Pengadilan Agama Majalengka mengadakan Upacara Bendera Dalam Rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Korpri Ke 47 Tahun 2018. Bertempat di halaman kantor Pengadilan Agama Majalengka, acara ini diikuti oleh seluruh Aparatur Pengadilan Agama Majalengka, baik dari jajaran Hakim, (Cakim) PPC, Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional, Pegawai hingga Honorer Pengadilan Agama Majalengka .

 

2 2
2 2

Bertindak sebagai Pembina upacara adalah  Drs. H. Masykur, M.H. selaku Ketua Pengadilan Agama Majalengka, sebagai Komandan upacara adalah Lukman Hakim S.H.I. selaku pengadministrasi Umum Sub Bagian Umum Dan Keuangan, sebagai petugas Pembaca teks Undang-Undang Dasar 1945 adalah Ade Sudirman, S.H.I, bertindak sebagai Pengibar bendera terdiri dari :

  1. Fauzy Nurlail, S.H., ( Calon Hakim PA Sungai Raya )
  2. Wawardi Kusumahwardani (Calon Hakim PA Sindenreng Rappang)
  3. Nurfadhil, S.H ( Calon Hakim PA Kolaka )

bertindak sebagai pembaca doa adalah Drs. Solihudin, S.H. Selaku Hakim Pengadilan Agama Majalengka, bertindak sebagai ajudan pembina Upacara adalah Irfan Nurhakim, S.E. bertindak sebagai pembawa acara Sri Rahmi Solihat, S.H.

2 2

Dalam amanatnya pembina upacara  Bapak Drs. H. Masykur, M.H. menyampaikan agar Indonesia bisa menjadi bangsa pemenang dalam era kompetisi global maka rakyat membutuhkan anggota korpri yang disiplin, bertanggungjawab dan berorientasi kerja. Segera tinggalkan pola pikir masa lalu seperti ego sektoral, mental priyayi, mental penguasa, dan mental koruptif yang hanya terpaku pada formalitas belaka, fokuskan energi pada intisari dari pelayanan publik yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat. Untuk itu setiap anggota korpri haruslah menjadi aset bangsa yang menjadi bagian dari solusi bangsa dan bukannya bagian dari masalah bangsa, artinya teruslah melakukan inovasi-inovasi   agar   pelayanan   publik   bisa   makin murah, makin cepat, makin akurat dan makin baik. Hilangkan berbagai kendala yang dapat mengurangi produktifitas dan menghambat akselerasi laju pembangunan nasional.

2 2

Setelah Upacara diakhiri dengan pembacaan doa yang di pimpin oleh Drs. Solihudin, S.H.