Seputar Peradilan

DIKLAT DI TEMPAT KERJA 9 (SEMBILAN) APLIKASI BADAN PERADILAN AGAMA MAHKAMAH AGUNG RI

1

Diberlakukannya penggunaan 9 (sembilan) aplikasi baru oleh Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI kepada jajaran Peradilan Agama di seluruh Indonesia tentu mengharuskan Pengadilan Agama di seluruh Indonersia untuk siap melaksanakannya, mereka harus berbenah diri sebagai konsekwensi dalam peningkatan pelayanan prima kepada masyarakat. Sebagai garda terdepan dalam menjaga marwah Mahkamah Agung RI khususnya Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI terutama sekali dalam pelayanan berbasis IT maka seluruh inovasi -inovasi tersebut harus betul betul difahami dan diimplementasikan sesegera mungkin. Semuanya ini sangat selaras dalam usaha mengemban Visi Mahkamah Agung RI: " Terwujudnya Badan Peradilan Indonesia Yang Agung ". 

Untuk mendukung tujuan yang mulia ini, maka pada Hari Jum'at Tanggal 22 Nopember 2019 Pukul 08.30 WIB bertempat di Ruang Sidang Utama Pengadilan Agama Majalengka Kelas I.A diadakan acara DDTK penggunaan 9 (sembilan) aplikasi Badilag untuk Korwil III Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat. Para peserta dan undangan yang hadir dalam acara tersebut adalah Ketua, Panitera, Admin  IT / SIPP dari masing -masing Pengadilan Agama di Korwil III Jawa Barat yaitu : Pengadilan Agama Majalengka selaku tuan rumah, Pengadilan Agama Sumber, Pengadilan Agama Indramayu, Pengadilan Agama Kuningan, Pengadilan Agama Cirebon serta satu Pengadilan Agama di luar Korwil III sebagai undangan yakni Pengadilan Agama Subang.

Sementara yang bertindak sebagai narasumber dalam acara DDTK tersebut Tim IT Nasional Mahkamah Agung RI yaitu  Hendra Dwi Prasetia, S.H.

2 3

Pada tanggal 15 Juli 2019, Dirjen Badilag mengeluarkan surat bernomor 3396/DjA/OT.02.1/VII/2019 perihal Uji Coba 9 (Sembilan) Aplikasi Inovasi Pelayanan Peradilan Agama. Surat tersebut berisi tentang penerapan 9 inovasi berbasis TI yang dikembangkan Ditjen Badilag.

Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama MARI, Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H. menyatakan bahwa perubahan secara mendasar terkait cara kerja pengadilan sebagaimana yang sudah menjadi kebijakan Mahkamah Agung seperti Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), E Court sampai Register Elektronik harus disikapi dan dimanfaatkan dengan baik, pengadilan agama harus bisa beradaptasi dengan perubahan tersebut, 9 Aplikasi ini dikembangkan untuk menopang kebijakan resmi Mahkamah Agung tersebut.

Selain itu, inovasi-inovasi ini didasarkan pada persoalan real yang terjadi di pengadilan, baik di bidang pelayanan publik maupun administrasi internal. “Peradilan Agama harus bisa mengatasi persoalan dan hambatan yang muncul dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, 9 inovasi ini diterapkan untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan sistem administrasi pengadilan menjadi lebih baik” demikian pungkasnya.

Adapun 9 (sembilan ) aplikasi yang menjadi andalan Badilag MA RI  yaitu :

  1. Aplikasi Notifikasi Perkara.
  2. Aplikasi Informasi Produk Pengadilan.
  3. Aplikasi Antrean Sidang.
  4. Aplikasi Basis Data Terpadu Kemiskinan.
  5. Command Center.
  6. Aplikasi PNBP Fungsional.
  7. Aplikasi e-Eksaminasi.
  8. Aplikasi e-Register.
  9. Aplikasi e-Keuangan.

4 5

Sistem administrasi peradilan harus selalu berjalan dengan baik, adaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi harus terus dilakukan di bawah koridor kebijakan Mahkamah Agung, sistem evaluasi harus dilaksanakan secara periodik untuk mengetahui perkembangan dan peningkatan kinerja setiap satuan kerja, hambatan dan permasalahan harus terus dicarikan solusinya agar gerak organisasi pengadilan bisa terus berjalan dengan efektif dan efisien. InsyaAllah Pengadilan Agama Majalengka Kelas I.A sebagai salah satu satuan kerja di bawah Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI akan selalu siap menyosong era baru perubahan, mendukung setiap inovasi - inovasi berbasis Teknologi Informasi dan akan berperan aktif sebagai ujung tombak dalam menjaga harkat dan martabat lembaga peradilan. Aamiin

6 7