Seputar Peradilan

Salinan dari POST NEW MAY 202116

 

Pengadilan Agama Majalengka menggelar kegiatan Sosialisasi Pengendalian Kerumunan Pada Masa Pandemi Covid-19 pada Rabu 23 Juni 2021 berdasarkan surat Dirjen Badilag MA RI Nomor 1717/DJA/HM.00/5/2021 dan surat dari PTA Jawa Barat nomor W10-A/2158/HM.01/VI/2021. Adapun pejabat yang bertugas adalah Kasubag Umum dan Keuangan Bapak Nuzula Kautsar Edwar, S.T., S.Sy, M.Si. yang melakukan sosialisasi di tiga titik yaitu ruang tunggu sidang, halaman parkir, dan kantin pengunjung.

 

Salinan dari POST NEW MAY 202114Salinan dari POST NEW MAY 202115

Selain menyampaikan untuk mematuhi protokol kesehatan dan tidak berkerumun, Pejabat yang bertugas juga menyampaikan tentang akan diberlakukannya pembatasan akses masuk ke lingkungan Kantor Pengadilan Agama Majalengka berdasarkan surat dari Dirjen Badilag MA RI dan PTA Jawa Barat. Pembatasan tersebut berupa pemberian kartu akses (pass card) dengan warna khusus untuk pihak-pihak yang berperkara, kuasa hukum, saksi, serta tamu yang diizinkan memasuki area Pengadilan Agama Majalengka sehingga masyarakat yang tidak berkepentingan tidak diperkenankan memasuki area Pengadilan Agama Majalengka.

Pembatasan akses masuk tersebut bertujuan untuk melindungi masyarakat pencari keadilan dari oknum-oknum yang mencari keuntungan pribadi dengan mendampingi pencari keadilan untuk menempuh proses yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Selain itu pembatasan akses masuk tersebut juga bertujuan untuk mengurangi kerumunan masyarakat pencari keadilan di area Kantor Pengadilan Agama Majalengka ditengah situasi pandemi dan masih tingginya angka kasus penularan Covid-19.

 

Salinan dari POST NEW MAY 202113Salinan dari POST NEW MAY 202118

Pemberian pass card yang dilakukan di pos security tersebut sudah diberlakukan di Pengadilan Agama Majalengka sejak awal bulan Juni 2021, namun saat ini masih dalam tahap sosialisasi dan akan diberlakukan secara ketat mulai tanggal 1 Juli 2021. Pengadilan Agama Majalengka akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat pencari keadilan selama bulan Juni terkait pengendalian kerumunan dan pembatasan akses masuk ini sehingga diharapkan memasuki bulan Juli masyarakat sudah memahami dan dapat menyesuaikan diri dengan aturan pengendalian kerumunan dan pembatasan akses masuk yang diberlakukan tersebut.